Skip to main content

#2 GALI IDE USAHA MU

Hayyy temen-temen ehehe, ada bab selanjutnya nih yang bakal aku bahas. Beberapa analisa yang dapat mempermudah kalian untuk menjadi pengusaha muda, mandiri, dan sukses. Di simak lagi yaaa!

Pertama. Analisa Pros-Cons (Aspek Positif dan Aspek Negatif)
Yang dimaksud yaitu suatu cara untuk menilai apakah ide usaha yang diusulkan layak untuk dijalankan atau tidak. Caranya adalah dengan membandingkan dari aspek positif dan aspek negatifnya. Analisa ini digunakan untuk menentukan satu ide usaha dari beberapa ide dan akan kita nilai mana yang paling baik.
Dalam memilah aspek positif dan negatifnya kita perlu mendata beberapa informasi yang ada, antara lain:
1) Keahlian yang dimiliki pengusaha untuk menjalankan usaha, artinya ada berbagai hal yang dikuasai untuk mendukung usaha yang dijalankan. Contohnya kemampuan memasak, menggambar, mengoperasikan komputer, dan atau keterampilan lainnya.
2) Ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan, artinya pengusaha harus mengetahui bahan baku yang dibutuhkan itu apa saja, tersedia atau tidak dam apakah jumlahnya mencukupi untuk kegiatan produksi.
3) Kemudahan mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan, artinya bahan baku yang dibutuhkan itu apakah mudah atau sulit untuk didapatkan di pasar-pasar terdekat atau harus mencari ke wilayah lain.
4) Kemampuan dalam memproduksi dalam satu periode, artinya pengusaha harus tahu berapa sih jumlah produk yang akan dibuat dalam satu periode produksi.
5)Keberadaan dan jumlah pesaing yang mempunyai produk sejenis, artinya pengusaha harus mengetahui adakah pengusaha lain yang menjual produk sejenis.
Untuk mempermudah analisa pros-cons, disarankan membuat tabel pros (aspek positif) dan cons (aspek negatif) dengan cara membandingkannya serta menjumlah berapa sih aspek positif dan aspek negatif dari produk yang akan dibuat.

Kedua. Analisa SWOT
Bagi kalian pasti tidak asing lagi kan SWOT itu apa? Yaappss.. SWOT adalah analisa yang dapat membantu pengusaha dalam mencari, mengumpulkan, dan mencatat informasi yang lebih detail dan rinci, sehingga pengusaha mampu memaksimalkan apa yang dimiliki dan mengatasi kelemahan dari ancaman yang akan muncul.
Dengan analisa SWOT dapat disimpulkan bahwa pengusaha dapat menilai dengan lebih mengenai :
a) Apa saja kekuatan (strength) yang dimiliki sehingga mampu mengambil keuntungan atau manfaat dari peluang (opportunity) yang ada;
b) Bagaimana acara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat menghalangi pengusaha dalam menjalankan usahanya;
c) Bagaimana kekuatan (strength) mampu menghadapi gangguan (threat) yang ada;
d) Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat membuat gangguan (threat) menjadi nyata.

Ketiga. Analisa Pesaing
Dalam proses menjadi pengusaha, sudah pasti terdapat beberapa pesaing. Konsumen tidak mungkin akan membeli dari seluruh penjual yang ada, konsumen hanya akan membeli dari satu penjual saja sehingga masing-masing penjual akan bersaing untuk mendapatkan calon konsumen.
Sangat penting bagi seorang pengusaha untuk mengetahui siapa pesaingnya agar dapat membuat sesuatu yang berbeda sehingga produknya lah yang dipilih dan diminati oleh konsumen, dengan begitu usahanya akan semakin laris dan maju.

Ada beberapa bab lagi lohh yang bakal aku up! Penasaran kan? Eits, sebelum itu di baca dulu dong dari pertama biar paham :D

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sistem & Manajemen Agribisnis Peternakan Agribisnis pada mulanya diartikan secara sempit, yaitu menyangkut subsektor masukan (input) dan subsektor produksi (on farm). Pada perkembangan selanjutnya agribisnis didefinisikan secara luas dan tidak hanya menyangkut subsektor masukan dan produksi tetapi juga menyangkut subsektor pascaproduksi, meliputi pemrosesan, penyebaran, dan penjualan produk. Dengan demikian agribisnis peternakan merupakan kegiatan usaha yang terkait dengan subsektor peternakan, mulai dari penyediaan sarana produksi, proses produksi (budidaya), penanganan pasca panen, pengolahan, sampai pemasaran produk ke konsumen. Dalam subsektor peternakan, subsistem hulu meliputi industri bibit ternak, pakan ternak, obat-obatan dan vaksin ternak, serta alat-alat dan mesin peternakan (alsinnak). Berdasarkan jenis outputnya, subsistem usahatani dapat digolongkan menjadi usaha ternak perah, usaha ternak potong/pedaging, usaha ayam petelur, dan lain-lain. Subsist...

Peran Agribisnis dalam Perekonomian Nasional

Kontribusi sektor agribisnis dalam perekonomian dapat diukur dengan berbagai indikator seperti kontribusinya dalam pembentukan GDP, kesempatan kerja, dan perdagangan internasional. Disamping itu peranannya juga dapat dilihat dari kontribusinya dalam pembangunan ekonomi daerah, ketahanan pangan nasional dan pelestarian lingkungan hidup.  Peran tersebut  diatur dalam Undang-Undang (UU) No. 17 tahun 2007 tentang RPJPN tahun 2005-2025, menyatakan bahwa visi pembangunan nasional tahun 2005-2025 adalah: Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. Untuk mewujudkan visi pembangunan nasional tersebut ditempuh melalui delapan misi yang mencakup: (1) mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila, (2) mewujudkan bangsa yang berdaya saing, (3) mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum, (4) mewujudkan Indonesia aman, damai dan bersatu, (5) mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan, (6) mewujudkan Ind...