Skip to main content

Posts

Faktor-faktor yang mempengaruhi Tindakan Konsumen dalam Keputusan Pembelian

  Pendahuluan Perilaku   konsumen   dilakukan   berdasarkan   suatu   proses   sebelum   dan sesudah   seorang   konsumen   melakukan   proses   pembelian   suatu   barang maupun   jasa. Sebelum seorang konsumen melakukan pengambilan keputusan maka terdapat tahapan-tahapan. Tahapan tersebut berfungsi untuk mengetahui bagaimana seorang konsumen dapat melakukan pembelian terhadap suatu produk. Pengertian jasa menurut Lupiyoadi (2001) Jasa merupakan semua aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak merupakan produk dalam bentuk fisik atau konstruksi, yang biasanya dikonsumsi pada saat yang sama dengan waktu yang dihasilkan dan memberikan nilai tambah seperti misalnya kenyamanan, hiburan, kesenangan, atau kesehatan atau memecahkan masalah yang dihadapi konsumen. Pembahasan Dalam   perilaku   konsumen, seorang   pembeli   akan melakukan   penilaian   yang   kemudian   pad...
Recent posts

Faktor Kebudayaan dalam Perilaku Konsumen

  Pendahuluan Perilaku konsumen dan budaya memiliki keterkaitan yang erat. Budaya yang dimiliki oleh seseorang dapat mempengaruhi perilaku dalam kehidupan seharihari. Perilaku konsumen merupakan salah satu bagian dari budaya. Oleh karena itu, perilaku konsumen dapat dijadikan oleh para produsen atau pelaku bisnis sebagai acuan dalam menentukan strategi yang akan digunakan untuk memasuki suatu pasar. Menurut Lamb, Hair, dan McDaniel (2001) perilaku konsumen menggambarkan cara konsumen membuat keputusan-keputusan pembelian dan bagaimana menggunakan dan mengatur pembelian barang atau jasa. Setiap orang memiliki perilaku yang berbeda-beda dan pola pikir yang berbeda dalam memahami suatu hal. Termasuk dalam hal menanggapi rangsangan yang diberikan produsen kepada konsumen, seperti dalam hal promosi atau penjualan suatu produk. Dengan adanya pola pikir yang berbeda-beda dari para konsumen, maka produsen perlu mengelompokkan perilaku-perilaku konsumen yang sejenis agar strategi yang a...

Faktor Sosial terdiri dari Kelompok dan Keluarga dalam Perilaku Konsumen

Pendahuluan Konsumen memiliki banyak pertimbangan sebelum melakukan pembelian. Mencari informasi tentang jenis produk, harga, merek, dan lainnya yang kemudian menjadi dasar dilakukannya keputusan pembelian adalah serangkaian perilaku yang dilakukan konsumen.  Perilaku konsumen seperti ini sangat wajar, artinya sebelum melakukan pembelian konsumen akan mencari informasi, membandingkan, memilih, membeli, dan menggunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan.  Menurut Kotler dan Keller (dalam Hartini, 2012: 78), sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yaitu: pengenalan masalah (problem recognition), pencarian informasi (information source), evaluasi alternative (alternative evaluation), keputusan pembelian (purchase decision), evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation). Salah satunya yaitu faktor sosial memberikan pengaruh positif terhadap keputusan membeli. Sosial memiliki faktor...

Pemilihan Ide Usaha

Nama : Syadza Afra Zakiyyah NIM : 180321100079 Kelas : RAB (A) Ide usaha yang kami pilih yaitu produk berupa jamu herbal seperti temulawak, jahe, kunyit, kencur, dan sirih pinang dalam bentuk kemasan instan bubuk yang siap diseduh oleh konsumen. Manfaat yang diperoleh ketika mengkonsumsi produk jamu herbal berbeda-beda dan memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Melalui pemanfaatan produk-produk instan, maka akan mengatasi masalah konsumen ketika terdapat keluhan pada pencernaan dan dapat mengatasi masalah lain yang kerap terjadi seperti nafsu makan yang berkurang, mengatasi jerawat, kolesterol, menjaga kesehatan jantung dan lain-lain. Oleh karena itu, diharapkan ide usaha yang dipilih dapat menjadi solusi bagi konsumen yang membutuhkan.

Faktor-faktor Psikologi dalam Perilaku Konsumen

Pendahuluan Perilaku konsumen adalah sebuah proses dimana seseorang atau organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan membuang barang atau jasa yang telah digunakandalam memenuhi kebutuhannya. Perilaku konsumen dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap sebelum pembelian, tahap pembelian, dan tahap setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian seorang konsumen akan melakukan kegiatan pencarian informasi yang berhubungan dengan barang dan jasa yang akan dikonsumsi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Menurut Hatagalung dan Aisha (2008:98), faktor yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan 3 pembelian adalah faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor psikologis. Biasanya dari berbagai faktor yang ada, faktor budaya dan faktor psikologis merupakan faktor dominan yang paling berpengaruh besar dalam proses penggambilan keputusan pembelian. Pembahasan Pemahaman terhadap kebutuhan dan...

Perilaku Konsumen

Pengertian Perilaku Konsumen Menurut J. Paul Peter. Jerry C. Olson (2013:7) yang mempersepsikan bahwa “Perilaku konsumen adalah dinamika interaksi antara pengaruh kesadaran, perilaku dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek-aspek kehidupan”. Perilaku konsumen yaitu mempelajari diri sendiri sebagai konsumen sebelum melakukan keputusan pembelian Manfaat mempelajari perilako konsumen a. Dalam pasar yang semakin intensif tingkat persaingannya, tuntutan konsumen yang semakin tinggi b. Dapat bermanfaat untuk kepentingan penyusunan strategi dan bauran pemasaran c. Manfaat dalam memahami dengan tepat kebutuhan dan keinginan pelanggan sehingga dapat membantu untuk memuaskan pelanggan Terdapat 2 macam konsumen, diantaranya : a. Konsumen akhir (individual) yaitu konsumen yang terdiri atas individu dan rumah tangga yang tujuan pembeliannya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau untuk dikonsumsi b. Konsumen organisasional yaitu konsumen yang membeli barang atau jasa...

Manajemen Pemasaran

Segmentasi Berdasarkan personal karakterisitk, maka beras merah organik akan dipasarkan kepada orang atau komunitas yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan dan dilihat dari kalangan yang memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan, orang-orang tersebut merupakan orang-orang yang secara ekonomi memiliki daya beli yang lebih (menengah-atas) atau minat terhadap produk yang ditawarkan.  Berdasarkan geodemographic, segmen untuk beras organik akan dipasarkan untuk semua umur, atau merupakan segmen keluarga menengah ke atas atau bisa dikatakan segmen keluarga mapan yang memiliki daya beli tinggi dan sadar akan kesehatan untuk selanjutnya. Dapat memberikan pelayakan yang baik ketika terdapat konsumen yang akan membeli produk tersebut dan mampu mempengaruhi tingkat keloyalan konsumen terhadap perusahaan (Dewi et al., 2017). Targeting Konsumen dalam usaha beras organik relatif masih sedikit dan pasif (umumnya konsumen mencari) bukan produsen mencari. Jika dilihat dari kebutuhan pasar mod...