Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2020

ANALISIS RISIKO USAHA AYAM PEDAGING di KABUPATEN MOJOKERTO

Ayam pedaging memiliki peran penting dalam sub sektor peternakan karena memiliki potensi yang besar dengan adanya peningkatan konsumsi daging ayam tiap tahunnya namun memiliki masalah yang komplek dari internal maupun eksternal sehingga menimbulkan risiko dan ketidakpastian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber Penyebab risiko, menghitung besar risiko, dan menyusun strategi yang dapat diterapkan untuk mengendalikan sumber risiko yang paling menentukan dalam usaha ayam pedaging di Kabupaten Mojokerto. Usaha ayam pedaging memiliki peran penting dalam sub sektor peternakan karena memiliki potensi yang besar dengan adanya peningkatan konsumsi daging ayam tiap tahunnya namun memiliki masalah yang komplek dari internal maupun eksternal sehingga menimbulkan risiko dan ketidakpastian, dengan demikian perlu adanya penelitian mencakup sumber penyebab risiko, besar risiko yang dihadapi, dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengendalikan risiko dalam usaha ayam pedaging di Kab...
REVIEW Jurnal tentang Rantai Pasok Peternakan Judul jurnal 1 yaitu “ Analisis Rantai Pasok Daging Sapi dari Rumah Pemotongan Hewan Ciawitali sampai Konsumen Akhir di Kota Garut ” Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan yang sangat penting dalam mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, serta merupakan komoditas ekonomi yang mempunyai nilai sangat strategis. Pemenuhan daging sapi di Kabupaten Garut tidak tergantung pada pasokan daging sapi impor, hal tersebut terlihat dari data pada tahun 2012 bahwa pasokan daging sapi lokal sebanyak 100% (2.097.236 kg) (Dinas Peternakan Jawa Barat, 2014) Distribusi daging sapi yang terjadi di berbagai Rumah Potong Hewan mendorong para pelaku distribusi seperti pedagang besar dan pedagang pengecer selaku perantara yang berhubungan langsung dengan konsumen melakukan strategi pemasaran dalam melakukan kegiatannya. Rantai pasokan daging sapi harus memperhatikan beberapa aspek yang dapat mempengaruhi kelancaran proses distribusi hingga ke tanga...
MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI AGRIBISNIS PETERNAKAN Perencanaan produksi dan pengendalian proses produksi (Downey and Erickson, 1987). Martinich (1996) bahwa manajemen pengoperasian terdiri dari perencanaan produksi penyusunan atau merancang sistem produksi dan pengendalian pengoperasian produksi untuk mencapai tujuan dari organisasi. Produksi adalah seperangkat prosedur dan kegiatan yang terjadi dalam penciptaan produk (Downey and Erickson, 1987). Manajemen Pengoperasian Produk antara lain pembelajaran dari suatu organisasi dimana kita diharuskan untuk mengerti, menjelaskan,menebak, serta merubah suatu organisasi dan pengaruh strategi dari proses transformasi atau perubahan. Dengan kata lain, manajemen operasional merupakan efektifitas dan efisiensi manajemen dari suatu proses perubahan atau transformasi. Dalam Manajemen operasional membahas bagaimana membangun dan mengelola oprasi suatu organisasi mulai dari perencanaan sistem operasi, perancangan sistem operasi hin...
Sistem & Manajemen Agribisnis Peternakan Agribisnis pada mulanya diartikan secara sempit, yaitu menyangkut subsektor masukan (input) dan subsektor produksi (on farm). Pada perkembangan selanjutnya agribisnis didefinisikan secara luas dan tidak hanya menyangkut subsektor masukan dan produksi tetapi juga menyangkut subsektor pascaproduksi, meliputi pemrosesan, penyebaran, dan penjualan produk. Dengan demikian agribisnis peternakan merupakan kegiatan usaha yang terkait dengan subsektor peternakan, mulai dari penyediaan sarana produksi, proses produksi (budidaya), penanganan pasca panen, pengolahan, sampai pemasaran produk ke konsumen. Dalam subsektor peternakan, subsistem hulu meliputi industri bibit ternak, pakan ternak, obat-obatan dan vaksin ternak, serta alat-alat dan mesin peternakan (alsinnak). Berdasarkan jenis outputnya, subsistem usahatani dapat digolongkan menjadi usaha ternak perah, usaha ternak potong/pedaging, usaha ayam petelur, dan lain-lain. Subsist...