Pendahuluan
Perilaku konsumen adalah sebuah proses dimana
seseorang atau organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan
membuang barang atau jasa yang telah digunakandalam memenuhi kebutuhannya.
Perilaku konsumen dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap sebelum pembelian, tahap
pembelian, dan tahap setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian seorang
konsumen akan melakukan kegiatan pencarian informasi yang berhubungan dengan
barang dan jasa yang akan dikonsumsi.
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku
konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Menurut Hatagalung dan Aisha
(2008:98), faktor yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan 3
pembelian adalah faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor
psikologis. Biasanya dari berbagai faktor yang ada, faktor budaya dan faktor
psikologis merupakan faktor dominan yang paling berpengaruh besar dalam proses
penggambilan keputusan pembelian.
Pembahasan
Pemahaman terhadap kebutuhan dan keinginan konsumen
merupakan objek vital dalam memprediksi perilaku. Mengetahui bagaimana
perubahan respon serta feedback yang terjadi pada diri konsumen bergantung pada
dua hal; pertama, mengenai pengaruh dari karakteristik konsumen dalam menerima
suatu stimulus dari seorang pemasar; kedua, bagaimana keputusan pembelian
dipengaruhi oleh perilaku konsumen itu sendiri (Kotler dan Keller, 2012)
Psikologi konsumen adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari tentang prilaku konsumen pada seseorang atau manusia. Psikologi konsumen berakar pada psikologi periklanan dan penjualan. Pada psikologi konsumen tercakup penelitian tentang konsumen sebagai pembeli dan konsumen sebagai konsumen, konsumen sebagai warga negara, serta sebagai sumber data dari pengetahuan perilaku dasar.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Psikologi Konsumen. Menurut
Achmad (2009: 95), pilihan-pilihan seseorang dalam membeli dipengaruhi lagi
oleh empat faktor psikologis yang penting, yaitu motivasi, persepsi,
pengetahuan serta keyakinan dan sikap.
1. Motivasi
Schiffman and Kanuk dalam buku Widjaja (2009:30), yang
mengatakan bahwa motivasi dan teori kebutuhan akan menjadi faktor- faktor yang
mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian konsumen yang tercermin dalam
customer behaviornya.
Kebutuhan manusia tersusun dalam sebuah hierarki, dari
yang paling mendesak sampai yang kurang mendesak. Hierarki kebutuhan Maslow
dapat dilihat di atas. Diurut dari segi kepentingannya, kebutuhan dibagi
menjadi 5 macam yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan kemanan, kebutuhan
sosial, kebutuhan penghargaan, kebutuhan aktualisasi diri.
2. Persepsi
Durianto, et al (2004: 96), mengatakan bahwa Perceived
quality akan membentuk persepsi kualitas dari suatu produk di mata pelanggan.
Perceived quality dapat didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap
keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan berkaitan
dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan.
3. Pembelajaran
Menurut Schiffman (Rangkuti, 2009: 112), proses yang
dilakukan oleh konsumen untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman tentang
pembelian dan konsumsi yang dapat diaplikasikan untuk perilaku dimasa yang akan
datang. Istilah pembelajaran meliputi total pembelajaran dari yang sederhana,
sampai penyelesaian masalah yang komplek. Unsur- unsur yang termasuk dalam
kebanyakan teori pembelajaran konsumen antara lain motivasi, isyarat, respons,
penguatan.
4. Sikap
Definisi sikap konsumen terhadap merek adalah
mempelajari kecenderungan konsumen untuk mengevaluasi merek baik disenangi atau
tidak disenangi secara konsisten. Dengan demikian, konsumen mengevaluasi merek
tertentu secara keseluruhan dari yang paling jelek sampai yang paling baik.
Menurut Simamora (2004: 185), pembentukan sikap dipengaruhi secara berarti oleh
pengalaman pribadi, pengaruh keluarga atau kawan, pemasaran langsung dan media
massa.
Kesimpulan
Psikologi dalam perilaku konsumen terdiri dari beberapa faktor-faktor, diantaranya :
a. Motivasi, dorongan yang ada dalam diri seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
b. Persepsi, artinya orang memilih, mengatur, dan
menginterprestasikan informasi untuk membentuk gambaran dunia yang berarti.
c. Pembelajaran, artinya perubahan prilaku seseorang oleh
karena pengalaman. Pemblajari terjadi melalui interaksi dorongan,
rangsangan,pertanda, respon dan penguatan.
d. Sikap, suatu pola yang di organisasi melalui pengetahuan
dan kemudian di pegang oleh individu sebagai kebeneran dalam hidupnya.
Referensi
Bahari, A. F., & Ashoer, M. (2018). Pengaruh
Budaya, Sosial, Pribadi Dan Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen
Ekowisata. Jurnal Minds: Manajemen
Ide dan Inspirasi, 5(1), 68-78.
Zubaidah, H & H, Sahral. (2017). Faktor – Faktor
Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sepatu Merek Nike
Di Kota Medan. Jurnal Bisnis Administrasi,
6(1), 37-43
Comments
Post a Comment