Pendahuluan
Konsumen memiliki banyak pertimbangan sebelum melakukan pembelian. Mencari informasi tentang jenis produk, harga, merek, dan lainnya yang kemudian menjadi dasar dilakukannya keputusan pembelian adalah serangkaian perilaku yang dilakukan konsumen.
Perilaku konsumen seperti ini sangat wajar, artinya sebelum melakukan pembelian konsumen akan mencari informasi, membandingkan, memilih, membeli, dan menggunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan.
Menurut Kotler dan Keller (dalam Hartini, 2012: 78),
sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan
sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yaitu: pengenalan masalah
(problem recognition), pencarian informasi (information source), evaluasi
alternative (alternative evaluation), keputusan pembelian (purchase decision),
evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation).
Salah satunya yaitu faktor sosial memberikan pengaruh
positif terhadap keputusan membeli. Sosial memiliki faktor di dalamnya, yaitu kelompok
referensi, keluarga, peran dan status.
Pembahasan
Menurut Kotler (2002 : 187) faktor sosial adalah
selain faktor budaya yang mempengaruhi perilaku konsumen, perilaku seorang konsumen dipengaruhi
juga oleh faktor sosial seperti kelompok acuan, keluarga, serta peran
dan status sosial.
1. Kelompok Sosial dan Kelompok Referensi
Menurut Kotler (2002 :
187) perilaku seseorang akan dipengaruhi oleh berbagai kelompok. Kelompok acuan
seseorang terdiri dari seluruh kelompok yang mempunyai pengaruh langsung maupun
tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang.
Kelompok sosial adalah kesatuan sosial yang menjadi
tempat individu berinteraksi satu sama lain karena adanya hubungan di antara
mereka. Sedangkan kelompok referensi adalah kelompok sosial yang menjadi ukuran
seseorang untuk membentuk kepribadian dan perilaku. Kedua jenis kelompok
tersebut berpengaruh dalam penentuan pembelian barang karena seseorang akan
mencari referensi dari produk yang dimiliki anggota kelompok lainnya.
2. Menurut Kotler (2002 : 188) para
anggota keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku membeli.
Keluarga merupakan unit terkecil yang perilakunya sangat mempengaruhi dan
menentukan dalam pengambilan keputusan dalam membeli.
Keluarga inti menunjukkan lingkungan keluarga yang
meliputi ayah, ibu dan anak-anak yang hidup bersama. Dengan arti lain, kelompok
paling kecil di dalam kehidupan masyarakat tetapi mempunyai peranan terbesar
dalam pembentukan sikap dan perilaku seseorang terutama pada pembelian sebuah produk.
Seseorang yang sudah memiliki anak pasti memiliki pemikiran yang berbeda dalam
menentukan sebuah produk yang akan dibeli karena pada umumnya akan menuruti
keinginan anak tersebut.
Kesimpulan
Kelompok acuan, kelompok acuan seseorang terdiri dari
semua kelompok yang memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap
sikap atau perilaku seseorang.Kelompok acuan juga mempengaruhi perilaku dan
konsep pribadi seseorang.kelompok acuan menciptakan tekanan untuk mengikuti
kebiasaan kelompok yang mungkin mempengaruhi pilihan produk dan merek aktual
seseorang.
Keluarga, keluarga merupakan organisasi pembelian
konsumen yang paling penting dalam masyarakat dan ia telah menjadi obyek
penelitian yang luas. Anggota keluarga merupakan kelompok acuan primer yang
paling berpengaruh.pengaruh yang lebih langsung terhadap perilaku pembelian
sehari-hari adalah keluarga prokreasi yaitu pasangan dan anak-anak.
Referensi
Ghoni, A., & Bodroastuti, T. (2019). Pengaruh
Faktor Budaya, Sosial, Pribadi Dan Psikologi Terhadap Perilaku Konsumen (Studi
Pada Pembelian Rumah Di Perumahan Griya Utama Banjardowo Semarang). None, 1(1),
103179.
Santoso, D. T. T., & Purwanti, E. (2014). Pengaruh
Faktor Budaya, Faktor Sosial, Faktor Pribadi, dan Faktor Psikologis Terhadap
Keputusan Pembelian Konsumen dalam Memilih Produk Operator Seluler Indosat-M3
di Kecamatan Pringapus Kab. Semarang. Among Makarti, 6(2).
Comments
Post a Comment