Pendahuluan
Perilaku
konsumen dilakukan berdasarkan
suatu proses sebelum
dan sesudah seorang konsumen
melakukan proses pembelian
suatu barang maupun jasa. Sebelum seorang konsumen melakukan
pengambilan keputusan maka terdapat tahapan-tahapan. Tahapan tersebut berfungsi
untuk mengetahui bagaimana seorang konsumen dapat melakukan pembelian terhadap
suatu produk.
Pengertian jasa menurut Lupiyoadi (2001) Jasa
merupakan semua aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak merupakan produk dalam
bentuk fisik atau konstruksi, yang biasanya dikonsumsi pada saat yang sama
dengan waktu yang dihasilkan dan memberikan nilai tambah seperti misalnya
kenyamanan, hiburan, kesenangan, atau kesehatan atau memecahkan masalah yang
dihadapi konsumen.
Pembahasan
Dalam
perilaku konsumen, seorang pembeli
akan melakukan penilaian yang
kemudian pada akhirnya
akan mempengaruhi proses
pengambilan keputusannya atas pembelian barang atau jasa tersebut. Berikut
beberapa tahapan pengambilan keputusan seorang konsumen, diantaranya :
Pengenalan
Masalah, biasanya seorang konsumen
melakukan pembelian atas dasar
kebutuhan atau untuk
menyelesaikan keperluan, masalah dan kepentingan yang dihadapi. Jika tidak
ada pengenalan masalah terlebih
dahulu, maka konsumen
juga tidak akan tahu produk mana
yang harus dibeli.
Pencarian
Informasi, setelah
mengetahui permasalahan yang dialami, maka pada saat itu seorang
konsumen akan aktif mencari tahu tentang bagaimana
cara penyelesaian masalahnya
tersebut. Dalam mencari sumber
atau informasi, seseorang
dapat melakukannya dari diri
sendiri (internal) maupun
dari orang lain (eksternal) seperti
masukan, sharing pengalaman,
dan lain sebagainya.
Mengevaluasi Alternatif, setelah konsumen mendapatkan
berbagai macam informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan, maka hal
selanjutnya yang dilakukan
adalah mengevaluasi segala alternatif keputusan maupun informasi
yang diperoleh. Hal tersebut yang menjadi
landasan dalam mengatasi
permasalahan yang dihadapi.
Keputusan
Pembelian, konsumen tersebut akan
melalui proses yang
disebut dengan keputusan pembelian.
Waktu yang diperlukan
dalam proses pengambilan keputusan
ini tidak sama,
yaitu tergantung dari
hal-hal yang perlu
dipertimbangkan dalam proses pembelian
atau pengambilan keputusan tersebut.
Evaluasi Pasca Pembelian, proses lanjutan yang
biasanya dilakukan seorang
konsumen setelah melakukan
proses dan keputusan pembelian adalah
mengevaluasi pembeliannya tersebut.
Evaluasi yang dilakukan mencakup
pertanyaan-pertanyaan mendasar seperti
apakah produk tersebut
sudah sesuai dengan
harapan, sudah tepat guna,
tidak mengecewakan, dan
sebagainya. Hal tersebut akan
menimbulkan sikap puas dan tidak puas, mengecewakan dan tidak mengecewakan
konsumen.
Kesimpulan
Mengingat konsumen selalu berinteraksi dengan
lingkungannya, maka secara otomatis perilaku itu akan berubah-ubah bahkan dalam
hitungan hari. Perilaku konsumen di sini penting untuk memahami mengapa dan apa
saja yang mempengaruhi perubahan perilaku konsumen.
Setiap keputusan yang diambil oleh konsumen pasti
didasarkan pada alasanalasan tertentu, baik secara langsung ataupun tidak
langsung. Proses pengambilan keputusan konsumen sangat terkait dengan masalah
kejiwaan dan faktor eksternal. Dengan memahami perilaku konsumen, pemasar akan
mudah untuk menggambarkan bagaimana proses keputusan itu dibuat.
Referensi :
Subianto, T. (2007). Studi tentang perilaku konsumen
beserta implikasinya terhadap keputusan pembelian. Jurnal Ekonomi
Modernisasi, 3(3), 165-182.
Nasution, R. A., & Widjajanto, A. S. (2007).
Proses Pembentukan Kepercayaan Konsumen: Studi Kasus Pada Sebuah Usaha Kecil
Menengah Percetakan Digital Di Bandung. Journal of Technology Management, 6(2),
113832.
Comments
Post a Comment